banner 728x250

Menkumham Serahkan Instrumen Aksesi Traktat Budapest ke Dirjen WIPO

INSTRUMEN AKSESI
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly menyerahkan instrumen aksesi Traktat Budapest kepada Direktur Jenderal Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) Daren Tang, Rabu (13/7/2022). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

Yasonna pun meminta dukungan WIPO terkait proyek Intellectual Property and Tourism serta pembentukan Intellectual Property Academy di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen WIPO Daren Tang mengatakan bahwa tahun ini WIPO memiliki 12 program capacity building yang meliputi bidang teknis substantif, administratif, dan kewiraswastaan. “Indonesia akan diikutsertakan dalam program ini,” ujarnya.

Terkait Intellectual Property Academy, Daren Tang menyebutkan saat ini telah ada 12 negara yang memiliki Intellectual Property Training Institute. “Masih ada 18 negara berikutnya, termasuk Indonesia,” kata dia.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly didampingi Sekjen Kementerian Hukum dan HAM Komjen Pol Andap Budhi Revianto (tiga dari kiri) pertemuan bilateral dengan Dirjen WIPO Daren Tang. (FOTO: ISTIMEWA)

Daren Tang meminta Indonesia untuk menyiapkan segala infrastruktur dan kebutuhan lainnya yang diperlukan untuk menunjang Intellectual Property Academy.

WIPO juga akan mendukung program Intellectual Property and Tourism di Indonesia, di mana proyek WIPO terkait hal tersebut sedang dilaksanakan di Costarica.

Sebelumnya, Indonesia telah menjalankan program Intellectual Property and Tourism dengan Provinsi Bali sebagai daerah percontohan untuk pengembangan kekayaan intelektual dan pariwisata yang berlangsung pada 14 Juni 2022 lalu di Museum Puri Lukisan Ubud, Kabupaten Gianyar. (ADI)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram