Terkait masalah tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sandi A. Wattimena katakan pihaknya telah menjemput para atlet dan tim dayung Maluku di Bandara Pattimura.
Meski begitu Sandi mengakui penjemputan para atlet dan tim dayung Maluku itu sempat mengalami keterlambatan. Ia pun meminta agar masalah tersebut tidak perlu besar-besarkan.
“Masalah tidak usah dibesar-besarkan. Tadi KONI sudah jemput pakai mobil bus PD Panca Karya. Hanya saja datangnya terlambat,” kata Sandi via telepon seluler.
Ketua Pengprov PODSI Maluku, Anos Yeremias menyayangkan kejadian yang menimpa rombongan tim dayung Maluku.
Menurutnya, lebih dari satu jam lamanya kontingen dayung Maluku terlantar di Bandara Pattimura karena tidak ada yang menjemput mereka. “Tidak ada penjemput dari KONI atau Pemprov, hanya tiga sopir yang bawa bus untuk menjemput rombongan,” kata anggota DPRD Maluku itu.
Anos sendiri tidak datang bersama rombongan tim dayung karena berbeda pesawat saat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Ia baru bertolak ke Ambon setelah satu jam pesawat yang ditumpangi rombongan dayung Maluku tiba di Ambon.
“Saya tiba di bandara Pattimura selisih satu jam lebih, tapi masih ketemu rombongan di bandara,” kesalnya. (MMS)




