Dia berharap kawasan seram Utara dapat menjadi salah satu sentra produksi beras yang potensial di wilayah Maluku.
”Dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah, provinsi Maluku telah menyiapkan sejumlah program strategis. Antara lain peningkatan IP 400, integrasi pertanian melalui program Maluku Integration Farming (MI-Farming). Yakni kolaborasi peternakan dengan tanaman pangan perkebunan dan hortikultura,” kata Murad.
Murad Serahkan Bantuan
Berikut mengoptimalkan peran komando strategis pembangunan pertanian di wilayah atau daerah dan kecamatan. Peningkatan realisasi KUR bagi petani, cakupan asuransi usaha tani padi dan usaha ternak sapi serta mendorong pembentukan korporasi petani.
Untuk itu, Murad berharap, Dinas Pertanian Maluku sebagai dinas teknis agar melakukan pendampingan terhadap kelompok tani binaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para petani.
Pada momen itu, Murad menyerahkan sejumlah bantuan bagi petani untuk perluasan tanaman pala seluas 100 Ha, rehabilitasi tanaman cengkeh 100 Ha. Selanjutnya paket bibit sayur, alat pengolahan sagu 1 unit, 6 mesin cocofiber, benih padi dan pupuk NPK sebanyak 44 ton.
Bantuan lainnya berupa modal usaha bagi 425 wirausaha pemula. Bantuan bagi rumah ibadah, yakni Masjid Baitul Makmur dan Gereja Imanuel serta 600 paket makanan tambahan bagi anak. (ADI)




