Untuk itu, kata dia, ada beberapa hal yang menjadi fokus perhatian Komisi III karena saat pekerjaan sampai saat ini terkendala cuaca ekstrem.
”Akibatnya beberapa kegiatan mengalami kendala di lapangan. Sementara di Balai Jalan itu fokus pada preservasi dan juga jalan di Yamdena yang sudah laksanakan kita pantau pengerjaanya berjalan baik. Memang dampak cuaca jadi tanah bergeser makanya bangun tanggul,” ujar Hatta.
Untuk Dinas PUPR Maluku ada sejumlah program dan kegiatan di pulau-pulau. Namun pengawasan di wilayah Tanimbar itu butuh waktu ke lokasi.
”Kita tahu bersama ada pelaksanaan MTQ di Saumlaki, KKT. Jadi transportasi sulit ke pulau. Tapi tidak menyurutkan semangat kita melakukan pengawasan,” kata Hatta. (ADI)




