“Yang dimaksud Balai Sungai, air baku, air bersih itu seperti apa? Sehingga bisa ada upaya penyelesaian masalah,” ujar Rovik.
Menurutnya selama belum pernah ada penjelasan yang benar dari BWS, proyek ini tidak akan dinyatakan tuntas.
Proyek air baku di Mahia dianggarkan tahun 2020 senilai Rp1,3 miliar. Namun hingga kini air bersih tidak kunjung dinikmati masyarakat setempat. (ADI)




