“Kalau sampai terjadi itu bukan banjir bandang lagi tapi tsunami gunung itu bisa sampai ke Waihaong, Perigi Lima kena semua. Tetap dia masuk ke rumah-rumah penduduk, karena tidak ada saluran di sini tidak ada kali, dan kondisi diabwa tanah itu sudah kosong,” paparnya.
Yunus berharap pemerintah kota Ambon dan instansi berwenang lainnya segera menyelesaikan masalah tersebut.
“Apalagi ini musim hujan, kondisinya sangat rawan, jika bencana warga di kawasan ini terancam keselamatannya,” katanya. (MMS)




