Kepala Basarnas Ambon, Mustari mengakui insiden kecelakaan laut tersebut telah menyebabkan seorang penumpang meninggal dunia.
“Betul kami juga baru dapat infonya. Penumpang satu meninggal dunia dan enam lainnya sudah ditemukan selamat,” katanya kepada sentraltimur.com.
Speedboat tenggelam terhamtam gelombang tinggi saat berlayar di desa Kilbutak kecamatan Wakate. “Tenggelam karena dihantam gelombang tinggi,” ujarnya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Satasiun Ambon telah mengeluarkan peringatan dini ancaman gelombang tinggi hingga mencapai empat meter di sejumlah perairan di Maluku. (MAN)




