Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Jusuf Madubun mewakili rektor menyerahkan ke-15 dokter baru kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku. Diterima oleh dr. Hendrita Tuanakotta, M.Kes.
Dan selanjutnya IDI Maluku menyerahkan buku kode etik kedokteran Indonesia kepada para dokter baru secara simbolis melalui virtual.
Jusuf berharap, melalui visi dan misi Fakultas Kedokteran dapat menjadi pusat pengembangan pendidikan dokter yang berorientasi laut pulau. Meningkatkan jumlah dan kualitas sumber daya manusia dan membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Maluku.
Ia juga berharap kepada para dokter baru menjalankan sumpahnya dan berbakti kepada masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran, dr. Bertha Jean Que, Sp.S., M.Kes mengatakan dengan bertambahnya 15 dokter baru maka seacara keseluruhan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura telah meluluskan 236 dokter sejak berdiri tahun 2008.
Bertha mengucapkan terima kasih kepada rektor Unpatti yang telah memberikan kesempatan kepada 15 dokter baru untuk menjalankan pendidikan di Unpatti hingga selesai.
Penempatan Dokter Baru di Pulau Terluar Maluku
Ucapan terima kasih juga kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kabupaten Kota yang selama ini telah mendukung dan berkontribusi terhadap Fakultas Kedokteran sebagai komitmen untuk pengembangan sumber daya manusia.
“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada rumah sakit jejaring, para kepala pusat kesehatan masyarakat tempat para dokter baru menjalani proses pendidikan hingga selesai. Dan semua pihak termasuk dosen pembimbing serta orangtua yang selama ini memberikan yang terbaik kepada para dokter baru,” katanya.
Bertha memberikan apresiasi kepada 15 dokter baru yang telah memberikan persentase kelulusan first taker mencapai 87.5 persen. Pencapaian ini menentukan kuota penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unpatti.
“Jangan pernah berhenti belajar karena ilmu selalu berkembang. Ada hal-hal baru yang nantinya membuat kalian akan terus berkembang. Setelah ini kalian akan menjalani intership yang merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan di Maluku. Sebagai bentuk pengabdian kepada daerah Maluku dan merealisasikan visi dan misi Fakultas Kedokteran. Yaitu dipersiapkan untuk menjadi dokter pulau,” ujar Bertha.




