Mantan Kapolri ini menyebutkan, secara nasional capaian vaksinasi sudah mencapai 75 persen. Tetapi hal tersebut tidak berbanding lurus dengan capaian vaksinasi di sejumlah daerah. Sebab ada beberapa daerah yang capaian vaksinasinya masih sangat rendah.
Dia mencontohkan salah satu provinsi yang capaian vaksinasinya masih rendah yakni Maluku.
Masih rendahnya capaian vaksinasi di Maluku menurut Tito bisa dipahami karena beberapa faktor yang memengaruhi. Salah satunya letak geografis Maluku yang terdiri dari pulau-pulau yang sulit dijangkau.
Meski begitu hasil rapat koordinasi bersama bupati, wali kota, beberapa daerah di Maluku optimistis akhir tahun capaian vaksinasi bisa mencapai 70 persen.
Sejumlah daerah di Maluku yang menargetkan 70 persen capaian vaksinasi di akhir tahun itu. Yakni, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Buru, Kepulauan Tanimbar, dan Kepulauan Aru.
Sedangkan untuk daerah yang belum begitu optimis mencapai 70 persen capaian vaksinasi di akhir tahun, yakni Kota Tual, Kabupaten SBB, SBT dan Malteng.
“Ada empat daerah yang belum optimis capai 70 persen, dan hanya bisa sampai 50-62 persen. Ini sebabkan berbagai kendala seperti kesulitan medan, pulau, di gunung dan lain-lain,” kata Tito.
Mendorong capaian target vaksinasi sesuai keinginan Presiden Joko Widodo, Tito berharap semua pihak bekerjasama. Untuk membantu daerah-daerah di Maluku yang capaian vaksinasinya masih sangat rendah. (ADI)




