Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 sebanyak 208.265.720 jiwa untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity), sehingga pandemi dapat segera teratasi.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI mengadopsi metode distribusi vaksin ‘booster’ atau dosis ketiga penguat antibodi dari yang berlaku saat ini kepada sekitar 21 juta masyarakat sasaran hingga ke pelosok Tanah Air.
“Untuk pola distribusinya mengikuti proses distribusi yang ada saat ini,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi.
Dia mengatakan tahap distribusi dilakukan oleh PT Bio Farma. Tentunya, produksi setelah produk vaksin mendapat izin edar penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Bio Farma mendistribusikan produk vaksin dengan armada khusus yang mampu menjaga suhu ideal rantai dingin, yakni 2-8 derajat celcius menuju fasilitas penyimpanan vaksin khusus di masing-masing provinsi. (CNN/RED)




