Soal trotoar yang licin menyebabkan banyak warga terjatuh, Sadli bilang, warga yang menjadi korban dapat melaporkan ke Pemprov Maluku.
“Keluhan itu harus sampaikan ke Pemda, pemerintah juga tahu. Kalau bicara-bicara di luar itu tidak resmi. Kita butuh pengakuan resmi. Jadi kalau ada masalah lapor biar pemerintah juga tahu dan ambil tindakan,” kata Sadli yang juga kepala Dinas Kehutanan Maluku ini.
Trotoar dengan permukaan yang licin di Kota Ambon dibangun oleh Dinas PUPR Maluku. Pembangunan itu menuai polemik dan penolakan. Lantaran banyak warga yang terjatuh saat berjalan di atas trotoar tersebut. Bahkan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono juga pernah terjatuh saat berjalan di atas trotoar licin itu. (MAN)




