banner 728x250

4 Hari Hilang, Warga Desa Luhu SBB Ditemukan Tewas Terapung di Laut

WARGA DESA
Ridwan Warang, warga Dusun Kambelu, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, ditemukan tewas mengambang, Selasa (22/7/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Ridwan Warang, warga Dusun Kambelu, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku ditemukan tewas mengambang, Selasa (22/7/2025).

Jasad pria 52 tahun itu ditemukan di perairan dusun tersebut oleh La Wilan (19) saat hendak membuang hajat di ujung tanjung di dusun tersebut pada pukul 08.00 WIT. Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi setengah bugil dan mulai membusuk. Penemuan jasad menggegerkan warga di dusun Warau.

Kapolsek Huamual Ipda Salim Balami mengatakan awalnya warga mengira jasad pria itu bangkai hewan. Namun setelah dicek ternyata jasad manusia. “Awalnya saksi hendak buang hajat di ujung tanjung Dusun Warau. Saksi lalu melihat sosok mayat mengapung. Awalnya saksi mengira bangkai hewan namun setelah dicek ternyata sesosok mayat pria,” kata Salim kepada sentraltimur.com, Selasa.

Penemuan itu lantas diberitahukan kepada imam masjid setempat dan selanjutnya dilaporkan ke aparat Polsek Huamual. Setelah dilaporkkan, personel Polsek bersama Babinsa Desa Iha dan warga mendatangi lokasi mengevakuasi jasad korban. “Setelah dievakuasi ke bibir pantai petugas mengidentifikasi ciri-ciri mayat yang ditemukan dan berkoordinasi dengan Puskesmas Desa Luhu,” ujarnya.

Keluarga korban yang mengetahui kejadian itu mendatangi lokasi dan memastikan bahwa jasad yang ditemukan itu keluarga mereka. “Dari pengakuan keluarga, korban meninggalkan rumah sekitar empat hari yang lalu. Biasanya korban sering ke Desa Luhu untuk mengunjungi keluarga,” ujar Salim.

WARGA DESA
Jasad korban dievakuasi dari lokasi penemuan ke Puskesmas Desa Luhu, Selasa (22/7/2025). (ISTIMEWA)

Dari keterangan yang diperoleh, korban memiliki keterbatasan dalam melihat dan keterbatasan dalam berkomunikasi. “Hasil pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerssan pada tubuh korban,” ujarnya.

Jasad korban telah diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram