banner 728x250

60,9 Persen Warga di Ambon Sudah Divaksin Covid-19

siswa ambon
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

“Pandemi Covid-19 juga telah mengajarkan tatanan hidup baru bagi kita semua. Kita harus rajin mencuci tangan secara benar dengan menggunakan sabun dan air mengalir, menggunakan masker saat bepergian keluar rumah, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta makan makanan yang bergizi dan mengkonsumsi vitamin,” terangnya.

Pemkot Ambon Terus Berinovasi

Di masa pandemi, pemerintah dan masyarakat kota Ambon terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan maupun kesejahteraan masyarakat.

“Karena kami sadar sungguh bahwa, orang pesimis akan melihat tantangan sebagai hambatan, tetapi orang optimis selalu melihat tantangan sebagai peluang. Itulah mengapa Albert Einstein pernah berkata; “di tengah setiap kesulitan terletak peluang.” Dan hal ini terbukti, ketika dalam situasi pandemi Covid-19 sebagian masyarakat kota ini mulai berinovasi meningkatkan pelayanan maupun kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. 

Masyarakat di kota Ambon, lanjut mantan ketua DPRD Maluku ini, mulai berinovasi meningkatkan pendapatan keluarga di antaranya melalui urban farming yang awalnya bertujuan untuk membantu menekan pengeluaran warga kota terutama terhadap komoditas sayuran, namun saat ini sudah bisa dijual.

“Sayur dan buah urban farming memperoleh peluang pasar yang lebih besar karena lakukan secara hidroponik dan organik. Sejalan dengan itu, pemerintah kota Ambon juga terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (ANA)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram