AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Liga Futsal Nusantara Indonesia Tahun 2025 di Maluku bergulir. Kompetisi yang digelar Asosiasi Futsal Provinsi Maluku berlangsung di GOR Sport Hall Karang Panjang Ambon, Rabu (7/5/2025).
Liga Futsal Nusantara ini diikuti delapan tim dari Kota Ambon, Kabupaten Buru, Maluku Tenggara, dan Kota Tual.
Kompetisi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Maluku Sandi Wattimena. Pembukaan liga juga dihadiri Ketua KONI Maluku Sam Latuconsina dan Forkopimda Kota Ambon.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutan yang dibacakan Sandi Wattimena mengatakan, futsal telah berkembang menjadi olahraga resmi, di mana minat dan animo masyarakat semakin tinggi.
Dia optimis, jika kompetisi futsal dilaksanakan berkesinambungan, akan lahir atlet potensial dan berprestasi yang dapat dibanggakan di masa mendatang.
“Saya berharap kompetisi ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi sarana menjaring pemain futsal yang tangguh untuk mewakili Maluku di tingkat Nasional,” ujarnya.
Selain menjadi ajang mencari pemain profesional, kompetisi liga futsal nusantara ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi, memupuk persatuan dan kesatuan di antara seluruh generasi muda Maluku.
Menurutnya, dalam rangka memacu prestasi olahraga di Maluku, seluruh pengurus Asosiasi Futsal Maluku diharapkan dapat melakukan langkah strategis dan komprehensif dalam rangka pembinaan dan pengembangan atlet di Maluku.
“Pemerintah Provinsi Maluku akan selalu mendukung dan mendorong peningkatan prestasi anak muda Maluku dengan menyiapkan SDM yang mampu berprestasi di level nasional bahkan internasional,” kata Hendrik.
Ketua Asosiasi Futsal Maluku, Rahman Latuconsina mengatakan, kompetisi yang digelar adalah event resmi, hanya diikuti oleh tim-tim yang sah dan punya legalitas berbadan hukum, terdaftar di masing-masing daerah.
“Delapan klub ini akan memperebutkan tiket mewakili Maluku berkompetisi di putaran Nasional Liga Futsal Nusantara Tahun 2025,” ujar Rahman. (RED)
Ikuti berita sentraltimur.com di Google News




