banner 728x250

Tolak Penundaan Pemilu, Ribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur dan DPRD Maluku

PENUNDAAN PEMILU
Ribuan mahasiswa berbagai kampus di Kota Ambon menggelar aksi unjuk rasa menolak penundaan Pemilu 2024, Senin (11/4/2022). (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Lebih dari seribu mahasiswa berbagai kampus di Kota Ambon menggelar aksi unjuk rasa menolak penundaan Pemilu 2024, Senin (11/4/2022).

Aksi ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kota Ambon ini pusatkan di depan kantor Gubernur dan DPRD Maluku.

Aksi demo yang berlangsung di seluruh Indonesia ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian.

Mahasiswa menuntut pemerintah dan DPR tidak menunda pemilu dan memperpanjang masa jabatan presiden dan wakil presiden. Hal itu bertentangan dengan pasal 7 UUD 1945 tentang masa periodesasi presiden dan wakil presiden yang batasi hanya dua periode.

BACA JUGA:

Baca juga :  Tangis Pilu Iringi Pemakaman Pratu Andi Bugis Hayoto di Desa Tehua

Indonesia Miliki 3 Provinsi Baru, Total Jadi 37 Provinsi, Maluku Tenggara Raya Kapan? – sentraltimur.com

Pemerintah Naikkan HET Minyak Goreng, Anggota DPR RI Mulyanto Sebut Kebijakan Amatiran – kliktimes.com

“Kami menolak upaya penundaan Pemilu 2024. Bagi kami pihak-pihak yang menginginkan penundaan pemilu punya tujuan politik terselubung. Mereka telah melanggar aturan perundang-undangan,” teriak mahasiswa berorasi di depan kantor gubernur Maluku.

Selain menolak penundaan pemilu 2024, massa aksi juga meyuarakan sejumlah persoalan lainnya. Yakni kelangkaan BBM jenis pertalite akibat dampak dari dinaikannya harga pertamax oleh pemerintah.

Baca juga :  Anos Apresiasi Langkah Awal Kapolda Maluku, Silaturahmi Lintas Agama dan Lembaga Jadi Teladan Kepemimpinan
✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel