MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Balai Wilayah Sungai Maluku membangun jaringan transmisi air baku di Negeri Nuanea, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Jaringan pipa transmisi sepanjang 39 Km itu menelan anggaran Rp30 miliar. Infrastruktur air bersih berkapasitas 100 liter per detik itu targetkan rampung tahun 2024.
Proyek dibangun bertahap lengkapi bangunan intake, instalasi penyaluran air (IPA) dan infrastruktur pendukung lainnya.
BACA JUGA:
Tegas dan Keras, Peringatan Kapolda Maluku ke Panitia Seleksi Anggota Polri – sentraltimur.com
Bupati Malteng Tuasikal Abua mengatakan, upaya ini untuk mengatasi ketersediaan kebutuhan air baku dan kelangkaan air bersih di kota Masohi dan kecamatan Amahai.
Menurutnya menyusutnya air baku eksisting, meningkatnya kebutuhan air dan alih fungsi lahan menjadi penyebabnya.
“Beberapa tahun terakhir terjadi penurunan debit air sangat besar di wilayah kota Masohi dan sekitarnya. Kondisi ini sangat berdampak pada pasokan air bersih untuk kebutuhan masyarakat,” kata Abua saat pencanangan jaringan transmisi air baku di Nuanea, Rabu (13/4/2022).




