banner 728x250

Wakil Bupati SBT Jadi Pembicara di Konferensi Internasional Kelautan

KONFERENSI INTERNASIONAL
Wakil Bupati Seram Bagian Timur, M. Miftah Wattimena menjadi pembicara dalam konferensi internasional kelautan di IICC Botani Square, Kota Bogor. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – IPB University kembali menjadi pusat perhatian dunia maritim. Ratusan peneliti, akademisi, dan pembuat kebijakan berkumpul di IICC Botani Square, Kota Bogor.

Mereka hadir dalam acara The 6th International Conference on Marine Science (ICMS) 2025 yang digelar Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University.

Konferensi internasional yang berlangsung 17-18 September 2025 ini mengusung tema “Advancing Marine Science for a Sustainable Blue Economy.”

Konferensi membahas berbagai topik, di antaranya perubahan iklim laut, teknologi kelautan, keanekaragaman hayati, ekonomi biru, dan manajemen perikanan. Melalui konferensi ini memperkuat peran ilmu kelautan untuk mendukung pembangunan ekonomi biru di Indonesia dan dunia.

Dekan FPIK IPB University, Prof. Fredinan Yulianda menilai konferensi ini krusial untuk mengatasi anomali pengelolaan sumber daya kelautan nasional. Menurutnya, sebagai negara maritim, Indonesia belum mengoptimalkan potensi laut untuk fondasi ekonomi.

“Kontribusi kelautan terhadap PDB kita masih sangat kecil, di bawah satu persen. Justru yang banyak diambil dari laut adalah sumber daya non-perikanan yang berisiko merusak. Ini ancaman serius,” katanya mengutip jawapos.com.

Salah satu isu yang dibahas adalah sistem penangkapan ikan terukur (PIT) berbasis kuota. Fredinan menilai konsep ini baik untuk menjaga daya dukung laut, namun implementasinya masih lemah. “Kita harus tahu pasti berapa banyak ikan yang kita miliki, di mana lokasinya, dan berapa yang boleh diambil. Di sinilah peran ilmiah dan akademisi untuk memperkuat sistem data tersebut menjadi kunci,” jelasnya.

KONFERENSI INTERNASIONAL
Wakil Bupati Seram Bagian Timur, M. Miftah Wattimena menghadiri konferensi internasional kelautan di IICC Botani Square, Kota Bogor. (ISTIMEWA)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyambut baik kolaborasi ini. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDMP) KKP, I Nyoman Radiarta, menyatakan dukungan penuh. “Semua pembangunan kelautan dan perikanan basisnya harus sains dan riset. Kami hadir untuk mendapatkan masukan dari para akademisi, baik nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram