banner 728x250

Pantas Saja Siswa Keracunan Massal, Dapur MBG di SBB Belum Bersertifikasi

DAPUR MBG
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku diduga terjadi akibat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak bekerja sesuai standar.

Faktanya dapur penyedia MBG yang menyediakan menu makanan bagi ratusan siswa yang mengalami keracunan di sejumlah sekolah di SBB ternyata belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Gariman Kurniawan semua dapur MBG di wilayah tersebut hingga kini belum mengantongi sertifikat SLHS dari Dinas Kesehatan SBB. “Semua dapur MBG di SBB belum ada sertifikat itu, termasuk yang menyediakan MBG yang bermasalah kemarin,” kata Gariman melalui telepon kepada sentraltimur.com, Rabu (22/10/2025).

Dari total delapan SPPG pengelola dapur MBG di SBB yang baru beroperasi sebanyak tujuh SPPG. Selanjutnya yang baru mengurus SLHS baru tiga SPPG. “Yang baru beroperasi tujuh dapur dan baru tiga yang datang lapor tiga minggu lalu. Kita mau tindaklanjuti untuk hari Kamis dan Jumat besok untuk yang sedang mengurus sertifikat,” ujarnya.

Gariman menegaskan seharusnya setiap dapur pengelola MBG bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) agar tidak terjadi keracunan makanan. “Sesuai SOP setiap dapur harus memiliki standar layak sehat kan semua komponennya ada itu,” katanya.

Dinas Kesehatan SBB akan melakukan penilaian secara profesional terhadap SPPG yang saat ini sedang mengurus SLHS. Apabila tidak memenuhi persyaratan, sertifikat tersebut tidak akan dikeluarkan.

“Setelah  mereka punya sertifikat layak sehat itu kita juga tetap akan melakukan pengawasan dan peninjauan setiap saat apakah mereka bekerja sesuai standar atau tidak jangan sampai sertifikatnya sudah keluar tapi mereka abaikan standar. Nanti Dinas Kesehatan yang disalahkan padahal tidak pernah dilibatkan,” ujar Gariman.

DAPUR MBG

Sebelumnya ratusan siswa di sejumlah sekolah di Kecamatan Kairatu, SBB mengalami keracunan usai menyantap hidangan MBG pada Senin (20/10/2025).

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram