AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Seram Bagian Barat (SBB) menjadi kabupaten/kota di provinsi Maluku terendah vaksinasi Covid-19.
Disusul Seram Bagian Timur (SBT) dan Maluku Tengah (Malteng) tercatat kabupaten terendah vaksinasi corona.
Tercatat hingga Sabtu (1/1/2022) ketiga kabupaten itu baru menyelesaikan 236,53 ribu dosis vaksin pertama dari target sebanyak 594,98 ribu peserta vaksinasi.
Mengutip laman Kementerian Kesehatan, SBB baru mencatatkan vaksinasi 33,52 persen. Angka ini menjadi yang terendah dibandingkan 11 kabupaten/kota lainnya di Maluku.
Program vaksinasi di SBB rencananya dengan sasaran sebanyak 159,88 ribu peserta. Rerata vaksinasi akhir Desember 2021 tercatat 796 peserta. Jumlah stok vaksin yang tersisa saat ini tercatat 35.998 dosis.
Menyusul berikutnya adalah SBT. kabupaten ini masuk nomor dua terendah vaksinasi. Dengan sasaran vaksin sebanyak 102,56 ribu peserta, namun baru terealisasi 34,43 persen atau 35.307 peserta.
Rerata vaksinasi di SBT, pekan kemarin tercatat 369 peserta. Sedangkan untuk stok yang tersedia berjumlah 11.382 dosis vaksin.
Selanjutnya kabupaten Malteng di urutan ketiga. Dengan sasaran vaksin sebanyak 332,54 ribu peserta, namun baru berhasil terealisir 44,4 persen atau 147,63 ribu peserta. Rerata vaksinasi tercatat 1.418 peserta. Untuk stok vaksin yang tersedia adalah 74.962 dosis.
Adapun capaian vaksinasi di level provinsi, total vaksinasi dosis pertama di Maluku telah mencapai 44,04 persen atau diikuti oleh 624,34 ribu peserta vaksin.
Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua tercatat sudah 22,18 persen atau menjangkau 314,47 ribu peserta vaksin.
Vaksinasi Maluku Masih Rendah
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian menginginkan agar akhir tahun 2021 capaian vaksinasi di Provinsi Maluku mencapai 70 persen.
Tito menyampaikan harapan itu usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid 19 dan Percepatan Vaksinasi di Kantor Gubernur Maluku pada 24 Desember 2021.




