AMBON, SENTRALTIMUR.COM – MB alias Musa, seorang pemuda di Maluku Tenggara (Malra), Maluku ditangkap polisi buntut mengancam warga dengan sangkur.
Musa yang mabuk melakukan aksi kejahatannya di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kei Kecil saat malam Tahun Baru, Kamis dini hari (1/1/2026).
Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi mengungkapkan pelaku yang mabuk mengancam warga dengan alat tajam.
“Saat sedang berpatroli mengamankan malam pergantian tahun personel mendapat informasi sekira pukul 03.00 WIT, seorang pemuda dalam kondisi mabuk yang mengadang dan mengancam pengguna jalan dengan senjata tajam,” ungkapnya kepada pewarta, Jumat (2/1/2026).
Polisi yang mendapat laporan kejadian tersebut, mendatangi lokasi dan meringkus pelaku serta mengamankan barang bukti berupa sebilah sangkur. Pelaku digiring ke kantor Polres Maluku Tenggara untuk diproses hukum.
“Setibanya di TKP, petugas mendapati pelaku dalam keadaan mabuk dan melakukan pengancaman sambil menggenggam sebilah pisau berbentuk sangkur. Setelah ditangkap, pelaku dibawa ke Polres untuk proses hukum,” ujar Rian.
Polisi telah menetapkan Musa sebagai tersangka. Musa terancam hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun. Tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 1 Tahun 1951 tentang Ordonnantie Tijdelijke Bijzondere Strafbepalingen (Staatsblad 1948 Nomor 17).
Rian menegaskan Polres Maluku Tenggara berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di masyarakat dan tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan, khususnya yang melibatkan penggunaan senjata tajam.
“Polres Maluku Tenggara konsisten dalam penegakan hukum demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menekan peredaran minuman keras, karena miras menjadi salah satu faktor dominan pemicu aksi kekerasan,” imbau Rian.
Dia juga mengingatkan warga tidak membawa atau menggunakan senjata tajam karena hal itu dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. “Kami juga mengharapkan dukungan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten Maluku Tenggara,” kata Rian. (MAN)




