banner 728x250

Animo Warga Maluku Tenggara Jalani Vaksinasi COVID-19 Tinggi

  • Bagikan
Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun mencanangkan vaksinasi COVID-19 tahap kedua di Elat, Kei Besar, Rabu (28/4/2021). (FOTO: ANTARA/SIPRIANUS YANYAAN)
banner 468x60

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun menilai animo warganya menjalani vaksinasi COViD-19 cukup tinggi.

“Animo warga kita, khususnya pelayan publik dan lansia untuk divaksinasi tahap II cukup tinggi. Ini menunjukkan kesadaran kita akan pentingnya vaksinasi untuk mencegah COVID-19,” kata Thaher Hanubun pada pencanangan vaksinasi tahap kedua bagi pelayan publik dan warga lanjut usia di Elat, Ibu Kota Kecamatan Kei Besar, Rabu (28/4/2021).
Dia mengatakan bahwa sudah 2.000 lebih pelayan publik dan warga lanjut usia yang menjalani vaksinasi untuk meningkatkan imunitas tubuh menghadapi wabah pandemi COVID-19. “Tentunya untuk vaksinasi ini diberikan setelah adanya pemeriksaan oleh tim medis, warga tidak perlu takut atau ragu, sehingga saya mengajak kita semua untuk menyukseskan vaksinasi tahap II, terutama kelompok lansia,” katanya.

Pencanangan vaksinasi tahap kedua bagi pelayan publik dan warga lanjut usia di Elat, Kepala Kejaksaan Negeri Tual Dicky Dermawan menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin. “Saya adalah orang pertama di tanah Kei yang disuntik vaksin COVID-19. Saya tidak mengalami persoalan setelah divaksin, seperti gatal-gatal, gila, atau lainnya, maka saya ajak kita semua untuk mau ikut divaksin,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tenggara (Malra) Katrintje Nonanubun menyatakan, vaksinasi ditujukan untuk membangun kekebalan terhadap COVID-19 serta menurunkan angka kematian akibat penyakit tersebut. “Perlu diingat bahwa protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan harus terus diterapkan sekalipun kita sudah divaksin,” ujar dia.

Di Malra, jumlah warga yang terserang COVID-19 sejak Maret 2020 hingga kini sebanyak 240 orang. Rinciannya 224 orang sudah sembuh, sembilan orang meninggal dunia, dan sisanya masih menjalani perawatan dan karantina. (ANT/RED)

  • Bagikan