banner 728x250

Anos Soroti Kinerja dan Moral Oknum Kepsek, Dinas Pendidikan Maluku Janji Evaluasi

DINAS PENDIDIKAN
banner 468x60

“Kalau ditugaskan ke mana, ya pergi dulu. Jangan semua mau di tempat nyaman. Kalau begitu, kapan daerah-daerah seperti Wetar, Lirang, Seram pedalaman, Binaiya, Kei Besar, sampai Aru bisa menikmati pendidikan yang baik?” ujarnya.

Keterlambatan pembayaran gaji guru juga masih kerap terjadi, khususnya yang bertugas di wilayah kepulauan atau pelosok. Dia meminta agar hak-hak mereka segera dihitung dan dibayarkan. “Kami paham kondisi APBD dan dana transfer yang belum pasti, tapi jangan terlalu lama. Mereka harus segera digaji agar bisa bekerja dengan baik dan melayani masyarakat di pulau-pulau dengan penuh sukacita,” kata Anos.

Menurutnya perhatian serius terhadap pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi Maluku dan bangsa Indonesia. “Yang kita didik ini adalah generasi masa depan Maluku,” ujar Anos.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Sarlota Singerin mengakui masih adanya persoalan internal di lingkungan sekolah, khususnya terkait kinerja sejumlah kepala sekolah yang dinilai tidak optimal.

Menanggapi sorotan Anggota Komisi I DPRD Maluku, Anos Yeremias, Sarlota menyebut ada oknum kepala sekolah yang terlalu sering bepergian, sehingga berdampak pada layanan pendidikan. “Memang ada kepala sekolah yang kelihatannya hanya mondar-mandir. Gaji dan sertifikasi tetap diterima, tapi pelayanan di sekolah tidak maksimal,” ujar Sarlota dalam rapat bersama DPRD Maluku.

Dia mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi internal agar orientasi layanan pendidikan benar-benar berpihak pada guru dan peserta didik. “Ini persoalan-persoalan internal yang juga perlu kita lihat (evaluasi). Orientasi layanan kepada guru mungkin harus sedikit berbeda dibandingkan layanan kepada unit kerja lain,” katanya.

Sarlota menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menanggapi seluruh persoalan secara rinci dalam forum tersebut. Namun, dia mengapresiasi perhatian dan masukan dari DPRD. “Saya mohon maaf tidak menjawab satu per satu, tetapi secara umum kami berterima kasih atas semua atensi yang disampaikan,” kata Sarlota. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram