banner 728x250

Aset RSUD Masohi Hilang, DPRD Malteng Minta Pertanggungjawaban

DPRD MALTENG
banner 468x60

MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Maluku Tengah meminta pertanggungjawaban RSUD Masohi atas hilangnya sejumlah barang rumah sakit.

“Kejadian seperti ini tidak boleh terulang. Kami menyayangkan ada orang dalam, baik itu honorer maupun ASN bisa-bisanya terlibat. Pihak manajemen RSUD Masohi harus bertanggung jawab,” tegas Komisi IV DPRD Malteng, Musriadin Labahawa usai rapat dengar pendapat di gedung dewan, Rabu (5/3/2025).

Komisi IV konsisten dengan pernyataan awal bahwa OPD bermitra menjadi konsen untuk dilakukan evaluasi berkala.

Sebab pasca disidak berkaitan dengan keterbatasan oksigen, hari ini pertemuan kedua dengan RSUD berkaitan dengan isu yang faktual yakni hilangnya sejumlah barang rumah sakit.

“Sudah dikonfirmasi berdasarkan penjelasan RSUD Masohi bahwa isu hilangnya oksigen itu tidak benar. Memang ada tabung oksigen di tempat besi tua, tapi sebenarnya setelah mereka lihat jenis tabungnya dan kode-kode yang ada di tabung itu bukan tabung yang berasal dari RSUD Masohi,” ujarnya.

Politikus PKS itu juga menginformasikan kepada publik perihal masalah ini, dan pihaknya meminta direktur RSUD Masohi memberi klarifikasi. “Ini perlu diketahui publik kita bukan membela rumah sakit. Semangat membenah rumah sakit menjadi konsen kami di komisi IV,” kata Labahawa.

Sementara berkaitan dengan status hukum, Komisi IV mendukung kerja aparat penegak hukum mengusut tindak kejahatan tersebut. “Pelaku-pelaku memang pantas ditindak sesuai peraturan perundang-undangan. Tindakan pencurian barang bukan hanya sekali. Memang karena lemahnya pengawasan, dan kami menyayangkan kondisi seperti itu,” tegasnya. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram