banner 728x250

Asyik Berenang, Bocah di Pulau Buru Tewas Dimangsa Buaya

ASYIK BERENANG
Warga menghabisi buaya yang memangsa seorang bocah di Desa Kampung Baru, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Maluku, Senin (13/1/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Seorang bocah bernama Fardan Nustelu, warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Maluku tewas dimangsa buaya.

Bocah berusia 7 tahun ini diterkam buaya saat berenang di laut  bersama dua orang rekannya tak jauh dari pesisir pantai desa tersebut, Senin (13/1/2025) siang.

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang mengatakan sebelum kejadian, korban sedang bermain di pantai bersama dua orang bocah lainnya.

Setelah itu mereka berenang di laut. “Korban berenang agak berjauhan dari kedua temannya. Selang beberapa saat kedua teman korban melihat seekor buaya tiba-tiba menerkam korban,” kata Sulastri kepada awak media, Selasa (14/1/2025).

Kedua bocah yang melihat kejadian itu berlari ke pesisir pantai. Kejadian itu disampaikan kepada ayah korban. “Kedua teman korban ketakutan dan berlari dari pantai menuju ke rumah orang tua korban kemudian menceritakan hal tersebut kepada ayah korban dan warga desa,” ujarnya.

Mendengar pengakuan kedua bocah, warga setempat bersama Babinsa dan keluarga korban mendatangi lokasi kejadian mencari korban. “Pencarian korban dilakukan di sekitar pantai dan telaga. Setelah melakukan pencarian pada pukul 14.45 WIT, korban ditemukan tidak bernyawa di telaga dekat tempat korban diterkam buaya,” ungkap Sulastri.

Saat ditemukan tubuh korban sudah tidak utuh lagi. Jasad korban dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan. “Korban dimakamkan sekira pukul 19.30 WIT,” sebutnya.

Usai jasad korban ditemukan, warga yang melakukan penyisiran di pesisir pantai dan telaga menemukan seekor buaya di lokasi tersebut.

Warga berhasil menangkap buaya menggunakan jaring dan membunuh hewan buas tersebut. “Warga mendapati seekor buaya yang diduga menerkam korban. Warga menangkap menggunakan jaring dan membunuh hewan tersebut menggunakan tombak dan parang,” pungkas Sulastri. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Google News 

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram