banner 728x250

Awas, Traffic Light Rusak Bahayakan Pengguna Jalan

Traffic light di perempatan Polsek Sirimau, kota Ambon rusak memicu kecelakaan lalu lintas. (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Sejumlah traffic light di Kota Ambon tidak berfungsi. Rusaknya lampu pengatur lalu lintas itu membahayakan pengguna jalan raya.

Hampir sebulan traffic light di beberapa titik rusak. Kerusakan tak kunjung diperbaiki Dinas Perhubungan.

Pantauan sentraltimur.com, dari 6 titik traffic light di kota Ambon, 3 titik tidak berfungsi, yakni di perempatan Polsek Sirimau, perempatan Hotel Amboina dan perempatan Bank Indonesia.

Masih minimnya kesadaran pengendara juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Di perempatan Bank Indonesia dan Hotel Amboina, akibat traffic light tidak berfungsi menjadi titik rawan kecelakaan.

Paulus, salah satu warga Batumeja, kota Ambon mengatakan di perempatan Bank Indonesia rawan kecelakaan.

“Hampir tiap hari terjadi kecelakaan, tapi tidak sampai memakan korban jiwa,” kata Paulus kepada sentraltimur.com, Sabtu (22/5/2021).

Dia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera memperbaiki kerusakan lampu merah tersebut guna menghindari kecelakaan lalu lintas.

“Secepatnya lampu merah yang rusak diperbaiki, jangan dibiarkan karena bukan tidak mungkin terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa pengguna jalan,” harapnya.

Kecelakaan juga sering terjadi di perempatan Hotel Amboina karena rusaknya lampu pengatur lalu lintas tersebut.

Parahnya, tidak ada polantas atau personel Dinas Lalu Lintas dan Angkutan jalan (DLLAJ) di titik tersebut mengatur arus lalu lintas.

“Jangankan malam, siang hari saja tidak ada Polantas mengatur lalu lintas di perempatan Hotel Amboina. Karena pembiaran ini sering terjadi kecelakaan,” kata Rudlof, warga Soema.

Menurutnya fungsi traffic light sebagai pengatur lalu lintaas agar pengguna jalan tidak berebut jalan, menghindari kesemrawutan. “Traffic light rusak harus segera diperbaiki agar tidak sampai terjadi kecelakaan. Apa harus menunggu pengguna jalan celaka baru diperbaiki?,” kesalnya.

Dia menegaskan, sudah menjadi tugas pemerintah memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan raya yang patuh membayar pajak kendaraan bermotor.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram