AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku menyebabkan sejumlah desa di wilayah tersebut terendam banjir, Selasa (22/7/2025).
Banjir merendam puluhan rumah warga di beberapa desa, seperti di Desa Hote dan Oki Lama. “Banjir menerjang permukiman dan merendam puluhan rumah warga,” kata Udin kepada sentraltimur.com via telepon, Selasa malam.
Banjir juga merendam sekolah, akibatnya proses belajar mengajar terhenti. Pihak sekolah terpaksa memulangkan para siswanya. “Sekolah juga terendam jadi anak-anak dipulangkan,” ujarnya.
Sementara Ali warga lainnya mengaku desanya selalu menjadi langganan banjir setiap hujan deras. Bencana banjir terjadi karena sungai di desa tersebut meluap. “Setiap hujan lebat pasti sungai meluap dan selalu banjir, minggu kemarin juga baru saja banjir besar di sini. Kalau hari ini ada beberapa desa yang juga banjir dan rumah-rumah warga juga terendam,” katanya.
Warga berharap pemerintah daerah mengambil lagkah untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di desa tersebut.“Iya harapan kami pemerintah bisa melihat masalah ini,” harapnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan Abas Tamher mengakui sejumlah desa di Kecamatan Waesama kembali diterjang banjir.

Namun dia belum mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. “Betul tadi ada banjir di beberapa desa di Kecamatan Waesama, tapi saya belum dapat laporan soal dampaknya. Saya sudah perintahkan tim untuk meninjau ke lapangan,” katanya.
Sebelumnya banjir juga menerjang sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Buru Selatan pada Senin (14/7/2025) lalu. Banjir menyebabkan ratusan rumah warga terendam. (MAN)




