banner 728x250

Bawaslu Maluku Luncurkan Pemetaan Kerawanan Pilkada 2024

BAWASLU MALUKU
Bawaslu Provinsi Maluku meluncurkan Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Hotel Santika Ambon, Selasa (10/9/2024). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku meluncurkan Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Peluncuran berlangsung di Hotel Santika Ambon, Selasa (10/9/2024) malam. Dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Maluku Daniel Indey mewakili Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie, perwakilan Polda Maluku, perwakilan Kodam XV/Pattimura, partai politik, dan perwakilan ormas.

Pj Gubernur Maluku Sadali Ie mengatakan, pemetaan kerawanan Pemilihan Serentak yang dilaksanakan dalam tahun ini, menjadi informasi penting dan berguna bagi seluruh masyarakat Maluku.

“Informasi ini menjadi penting dan berguna bagi seluruh stakeholder di Provinsi Maluku untuk mendeteksi dan mencegah sejak dini kerawanan-kerawanan di Pilkada serentak Tahun 2024, sehingga bisa diantisipasi agar tidak menimbulkan permasalahan yang lebih serius,” jelas Sadali dalam sambutan tertulis dibacakan Daniel Indey.

Pemetaan daerah rawan konflik tersebut bertujuan untuk menjadi basis data dalam penyusunan program pencegahan dan pengawasan pada tahapan pemilihan kepala daerah baik oleh Bawaslu maupun stakeholder terkait.

Pemetaan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pilkada yang bersih dan bebas dari praktik-praktik yang dapat merusak integritas pemilihan, politik uang, politisasi agama, suku dan antar golongan dan lain-lain.

Berdasarkan pemetaan kerawanan oleh Bawaslu Maluku terdapat menuru dia tiga isu paling rawan dalam pilkada serentak, pertama; isu terkait hal memilih, kedua; ketaatan prosedur, ketiga; isu terkait otoritas penyelenggara.

“Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama melakukan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan melalui deteksi dini dan pencegahan berbagai potensi kerawanan dalam setiap proses tahapan pilkada,” kata Sadali.

Ketua Bawaslu Maluku, Subair menyatakan pemetaan kerawanan adalah sebuah tugas yang penting dan berat bukan hanya sebagai bentuk penyusunan pemetaan tapi karena dinamika Pilkada yang terus berkembang.

“Pemetaan ini hanya sebagai penanda bahwa Bawaslu Maluku telah melakukan upaya pencegahan melalui penyusunan pemetaan kerawanan,” ujarnya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram