AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Bentrok antarwarga pecah di kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (23/7/2022).
Bentrokan melibatkan warga desa Ohoiren dan desa Ohoidertutu kecamatan Kei Kecil Barat. Akibat bentrokan itu seorang warga Ohoidertutu bernama Ignasius Balwo Renyaan tewas. Korban tewas setelah tubuhnya terkena sabetan parang.
Kapolres Maluku Tenggara AKBP Frans Duma mengatakan bentrokan kedua warga desa itu dipicu salah paham dua kelompok pemuda. Pertikaian terjadi saat pesta joget di hajatan pernikahan di desa Ohoi Somlain.
“Pemicunya itu salah paham saat pesta joget lalu terjadi keributan pada ukul 02.30 WIT,” kata Frans dihubungi via telepon seluler, Sabtu.
Dia menjelaksan saat keributan terjadi, kedua kelompok pemuda meminta bantuan dari desanya masing-masing. Massa yang datang membawa parang dan senjata tajam lainnya. Tiba di lokasi kejadian mereka pun saling serang sehingga bentrokan tidak terhindarkan.
“Mereka yang terlibat perkelahian ini memanggil massa dari desanya. Lalu bentrok terjadi sehingga satu warga bernama Ignasius Balwo Renyaan meninggal karena dipotong,” ungkap Frans.
Warga yang terlibat konflik juga mengalami luka memar. “Ada beberapa yang memar juga, ada yang giginya goyang ya,” ujarnya.




