banner 728x250

Bentrokan di Hunuth Ambon 4 Orang Terluka Termasuk Seorang Polisi

BENTROKAN WARGA
Bentrokan antar warga pecah di kawasan Durian Patah, Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (19/8/2025). (RAHMAN/SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Seorang anggota polisi ikut terluka saat bertugas melerai bentrokan antarwarga di Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon dan warga Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (19/8/2025).

Anggota polisi yang menjadi korban luka bernama Wisnu, personel Samapta Polda Maluku.

Wakil Kepala Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Nur Rahman menyebutkan selain korban dari masyarakat, seorang anggota polisi juga menjadi korban dalam bentrokan tersebut.

“Jumlah luka sesuai data yang diterima ada empat orang salah satunya anggota Polri,” kata Nur Rahman kepada awak media di Desa Hunuth, Rabu (20/8/2025).

Nur Rahman mengatakan anggota polisi tersebut terluka akibat terkena lemparan batu di bagian hidungnya. Setelah kejadian itu, korban dilarikan ke puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan medis.

“Anggota terluka karena terkena lemparan batu di hidung, sudah langsung ditangani di Puskesmas dan saat ini sudah perawatan jalan,” ujarnya.

Sementara tiga warga yang menjadi korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUP dr J. Leimena Ambon.

Dari informasi yang dihimpun, salah satu korban yang dirawat kondisinya cukup parah, terkena serpihan bom rakitan. “Untuk tiga korban dari warga saat ini menjalani perawatan di RS Leimena,” ujar Nur Rahman.

HUNUTH AMBON
Wakil Kepala Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Nur Rahman. (SENTRALTIMUR.COM/RAHMAN)

Bentrokan warga dipicu meninggalnya siswa SMK 3 Ambon berinisial AP. Korban ditikam oleh rekannya insial IS yang ternyata bukan warga desa Hunuth. Remaja 18 tahun itu ditangkap di kediaman orangtuanya di dusun Hunimua desa Tulehu, kecamatan Salahutu, kabupaten Maluku Tengah, Rabu pagi.

Buntut dari penikaman itu, pihak keluarga dan warga Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah menyerang Desa Hunuth hingga terjadilah bentrokan fisik. Penyerangan dilakukan lantaran warga menduga pelaku penusukan AP merupakan warga Desa Hunuth.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram