banner 728x250

Bentrokan Warga Seram Utara: 1 Polisi Tewas, 4 Warga Luka Tembak Hingga Rumah Dibakar

banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Bentrok antar warga pecah di Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah.

Pertikaian melibatkan warga Desa Sawai dan Desa Rumaholat terjadi, Kamis (3/4/2025).

Informasi yang dihimpun sentraltimur.com ketegangan kedua kelompok warga mulai terjadi sekitar pukul 09.30 WIT setelah seorang sopir asal Desa Rumaholat dianiaya saat melintas di ruas jalan Sawai.

Buntut dari penganiayaan itu warga Rumaholat yang marah menebang tanaman umur panjang milik warga Sawai di perbatasan desa.

Warga Sawai yang mengetahui itu beramai-ramai menuju perbatasan desa. Bentrokan tidak terhindarkan saat dua kelompok warga bertemu di perbatasan desa.

Akibat pertikaian itu, anggota polisi bernama Bripka Husni Abdullah yang berada di lokasi untuk meredam bentrokan tewas tertembak. Peluru menerjang kepala Panit Intel Polsek Wahai itu. Empat warga lainnya juga dilaporkan luka tertembak  senapan angin.

Sejumlah rumah warga dilaporkan dibakar saat bentrokan pecah. Aparat kepolisian dan TNI telah dikerahkan di lokasi untuk meredam bentrokan.

Konflik antara warga dua desa bertetangga itu telah disampaikan ke Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir. “Iya betul (bentrok),” kata Zulkarnain kepada awak media, Kamis sore.

Ozan, sapaan Zulkarnain mengatakan bentrokan tersebut merenggut korban jiwa dan korban luka. “Informasi sementara yang saya terima ada satu dari pihak polisi yang kena (korban), tapi info validnya nanti kapolres yang sampaikan mereka yang lebih berhak,” katanya.

Setelah mendapatkan informasi konflik, Ozan bersama Kapolres Maluku Tengah AKBP Hardi Meladi, Dandim 1502 Masohi Letkol M Yusuf Aksa dan sejumlah pejabat daerah menuju Desa Sawai untuk meredam situasi.

“Saya sekarang sudah di Seram Utara. Saya sudah ketemu dengan Raja Sawai dan tokoh-tokoh di Desa Sawai,” kata Ozan.

Dalam pertemuan dengan pemerintah desa dan para tokoh di Desa Sawai, dia meminta warga menahan diri tidak membuat situasi menjadi lebih buruk.

“Dalam pertemuan tadi saya sudah sampaikan dan mengimbau agar semua menahan diri danbisa mengambil peran untuk menenangkan situasi,” katanya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram