LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun, meminta pemerintah pusat meningkatkan dukungan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.
Permintaan ini disampaikan bupati dalam pengukuhan pimpinan daerah Muhammadiyah Kota Tual serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Maluku Tenggara-Kota Tual periode 2025–2027 di Langgur, Kamis (23/10/2025).
Acara tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Bupati menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Abdul yang dinilai sangat penting bagi kemajuan pendidikan warga Malra dan Kota Tual.
Dia menyoroti berbagai kendala di daerah kepulauan, antara lain keterbatasan sarana prasarana dan tantangan geografis yang kompleks.
Menurutnya, pembangunan kualitas sumber daya manusia harus sejalan dengan pembangunan fisik. Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru dalam pembelajaran digital dan metode inovatif sangat diperlukan.
Selain itu, peningkatan infrastruktur seperti laboratorium, perpustakaan digital, dan akses internet yang cepat menjadi prioritas. “Kendati jaringan 4G sudah tersedia, kecepatannya masih rendah dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat,” katanya.
Bupati mengharapkan perluasan program beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu serta perbaikan gedung sekolah di pulau-pulau terpencil agar menjadi fokus prioritas nasional. (RED)




