Dari lima rumah ibadah yang rusak, tiga rumah mengalami rusak ringan dan dua rumah ibadah lainnya mengalami rusak sedang dan berat. Sedangkan untuk sekolah dari tujuh yang rusak, lima mengalami kerusakan ringan dan dua rusak sedang dan berat. “Untuk fasilitas umum lainnya itu ada delapan yang rusak berat,” katanya.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang Maluku, Selasa (10/1/2023) dini hari.
BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami, namun beberapa saat kemudian peringatan tersebut diakhiri.
Gempa berpusat di laut Banda pada titik koordinat 7,37 Lintang Selatan dan 130,23 Bujur Timur atau berjarak 136 km arah barat laut Tanimbar pada kedalaman 130 km di bawah permukaan laut.
Gempa sangat kuat dirasakan oleh warga tidak hanya di Kepulauan Tanimbar, namun juga di sejumlah daerah lainnya di Maluku, NTT, hingga Papua. (MAN)




