Sejauh ini belum ada laporan korban luka dalam insiden itu, namun Almudatsir mengakui kantor KPU SBT mengalami kerusakan. “Perusakan dari massa betul, tapi untuk penyelenggara yang terluka belum ada laporan,” kata Ongen, sapaan Almudatsir.

Setelah kerusuhan rapat pleno rekapitulasi suara kembali dilanjutkan hari ini. “Rekapitulasi sudah dilanjutkan kembali jam 11 siang ini,” ujarnya.
Sementara Ketua KPU SBT Syahrifudin Faud mengatakan pasca kerusuhan semalam, rapat pleno rekapitulasi suara sudah dilanjutkan kembali di kantor KPU. “Rekapitulasi sudah dilanjutkan hari ini untuk tiga kecamatan yakni kecamatan Werinama, Teor dan Pulau Gorom,” kata Syahrifudin.
Akibat kerusuhan yang terjadi, KPU SBT menskorsing rapat pleno karena kantor KPU terus dilempari massa. Dia tidak bersedia menjelaskan alasan massa melakukan protes hingga berujung kerusuhan.
“Saya skorsing karena banyak batu yang dilempari warga masuk ke ruang pleno. Selebihnya saya tidak tahu,” katanya. (TIM)
Ikuti berita sentraltimur.com di Google News




