banner 728x250
Ragam  

Dinas Pendidikan MBD Sosialisasi Implementasi Merdeka Belajar

DINAS SOSIALISASI
Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach membuka sosialisasi implementasi kurikulum merdeka belajar sekolah tingkat dasar, Senin (18/7/2022). (FOTO: DISKOMINFO MBD)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Barat Daya menggelar sosialisasi implementasi kurikulum merdeka belajar bagi 155 sekolah tingkat dasar.

Sosialisasi berlangsung di ruang serbaguna dibuka oleh Bupati MBD Benyamin Thomas Noach, Senin (18/7/2022).

Sosialisasi ini merupakan episode 15 dari 21 kurikulum merdeka belajar yang sudah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kemendikbudristek berupaya untuk mensosialisasikan dua perangkat penting untuk memulihkan dan mendukung proses belajar mengajar dengan meluncurkan merdeka belajar dan platform merdeka belajar.

Benyamin berharap para guru dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat saat ini. Dia mendorong guru inovatif dan kreatif dengan metode pembelajaran yang diterapkan.

“Guru harus inovatif dan kreatif. Guru tidak bisa lagi hanya menggunakan buku paket sebagai bahan pembelajaran. Guru harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan pembelajaran yang diterapkan saat ini. Harus ada terebosan-terebosan baru. Kita tidak boleh terkungkung dengan alasan bahwa kita berada pada daerah yang jauh dan masih banyak kekurangan, pastinya kita akan tertinggal,” kata Benyamin.

Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Barat Daya menggelar sosialisasi implementasi kurikulum merdeka belajar, Senin (18/7/2022). (FOTO: DISKOMINFO MBD)

Kurikulum merdeka belajar memberikan ruang untuk guru berinovasi dan murid berkreasi serta berkomptetisi.

“Murid selaku penerus dan masa depan Maluku Barat Daya harus diberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya untuk berkreasi dan berkompetisi,” ujarnya. (ADI)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram