Paket-paket pekerjaan fisik dan pengadaan yang bersumber dari DAK tahun anggaran 2023 sebagian besar tidak sesuai perencanaan. Pembangunan maupun rehab ruang kelas baru dan pengadaan peralatan laboratorium yang tersebar di kabupaten/kota di Maluku banyak terindikasi korupsi.
“Banyak SMA maupun SMK dibangun gedung baru atau rehab laboratorium tapi peralatan pendukung tidak ada. Yang ada hanya meja, kursi dan lemari tanpa peralatan laboratorium,” ungkap sumber di Ditreskrimsus kepada sentraltimur.com.

Paket anggaran per proyek dari minimal Rp3 miliar sampai belasan miliar. “Paket proyeknya banyak, total anggaran DAK penugasan tahun 2023 sekitar Rp164 miliar,” sebut dia, Kamis (17/10/2024).
Proyek DAK 2023 juga digarap adik kandung Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Insun Sangadji.
Ada juga kontraktor bernama Mansur Banda yang merupakan orang dekat mantan Gubernur Maluku Murad Ismail. Dia disebut-sebut banyak kecipratan proyek bersumber dari DAK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku. (ANO)
Ikuti berita sentraltimur.com di Google News




