banner 728x250

Doa Bersama Jelang KTT G20, Ini Harapan Sekjen Kemenkumham

BERSAMA JELANG
Doa bersama dipimpin lima pemuka agama jelang KTT G20 pada 15-16 November 2022 di Bali, Rabu (19/10/2022). (FOTO: KEMENKUMHAM RI)
banner 468x60

JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI menyelenggarakan doa bersama untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia.

Doa bersama dipimpin lima pemuka agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, dan Budha, serta diikuti oleh seluruh jajaran Kemenkumham.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto mengajak para pegawai Kemenkumham untuk berdoa agar tercipta suasana yang aman dan kondusif, khususnya menjelang acara puncak Presidensi G20 di Bali.

“Tinggal 26 hari lagi sebelum acara puncak G20 pada 15-16 November 2022 di Bali. Mari kita satukan hati dan pikiran seraya berdoa agar pada pelaksanaan dan setelah pelaksanaan, suasana tetap aman, kondusif, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Andap dalam keterangan tertulis, Rabu (19/10/2022).

Kemenkumham mendapatkan tanggung jawab dalam beberapa bidang di kepanitiaan nasional Presidensi G20.

Menteri Hukum dan HAM sebagai anggota penanggung jawab bidang logistik dan infrastruktur, Wakil Menteri Hukum dan HAM sebagai anggota penanggung jawab bidang kesehatan. Dan Direktur Jenderal Imigrasi menjadi anggota Sekretariat Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara.

“Menteri Hukum dan HAM, Wamenkumham, serta Dirjen Imigrasi masuk dalam panitia nasional. Amanah ini harus kita kerjakan secara bersama-sama. Bekerja all out dan saling melengkapi,” ujar Andap di Kemenkumham.

Dihadiri 12.750 Peserta

Kemenkumham dalam penyelenggaraan Presidensi G20, bertugas melaksanakan tugas-tugas pelayanan keimigrasian. Imigrasi sebagai penjaga pintu gerbang negara harus memberikan kontribusi positif dalam mendukung kesuksesan Presidensi G20.

“Akan datang negara-negara anggota G20, badan-badan dunia, dengan estimasi total 12.750 peserta. Jumlah ini yang harus diantisipasi untuk pelaksanaan pelayanan dan pengawasan keimigrasian yang baik,” jelas mantan Kapolda Maluku ini.

Antisipasi Lonjakan Orang Asing

Mengantisipasi lonjakan orang asing, Kemenkumham menyiapkan beberapa langkah. Pertama, peningkatan layanan saat keluar masuk orang asing di Bandara. Upaya ini mencegah penumpukan dan kepadatan, akan dipersiapkan beberapa konter tambahan disamping konter reguler.

“Terdapat tiga konter khusus presidensi G20 dan 13 konter layanan reguler. Jika terjadi penumpukan, empat konter reguler akan dialihfungsiian menjadi konter delegasi G20,” jelas Andap.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram