Mereka memprotes belum diterimanya dana kemitraan selama lima tahun terakhir. Warga mengaku sejak 2020 tidak lagi menerima dana secara langsung dari perusahaan setelah pembayaran dialihkan melalui pemerintah negeri.
Sebagai bentuk protes, warga mengancam akan memblokir lahan sawit milik PT Nusa Ina jika hak mereka tidak segera dipenuhi.
Dana kemitraan tahun 2023–2024 mencapai sekitar Rp2 miliar seharusnya ditransfer ke rekening mitra, namun masih dialihkan ke pemerintah negeri. (RED)




