MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Maluku Tengah menemukan fasilitas sekolah meja berbahan triplek pada beberapa sekolah di Kecamatan Banda. Salah satunya SD Negeri 80 di Kecamatan Banda saat Komisi IV melaksanakan pengawasan beberapa waktu lalu.
Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah Musriadin Labahawa mengungkapan setelah melakukan kunjungan ke beberapa sekolah lain, ternyata banyak ditemukan meubelair yang terbuat dari triplek. Meja belajar siswa yang terbuat dari triplek memiliki nilai ketahanan hanya tiga sampai empat tahun.
”Banyak kita temukan di sekolah-sekolah di Kecamatan Kepulauan Banda salah satunya di SD 80 Maluku Tengah di Comber, lalu di beberapa sekolah Kecamatan Kepulauan Banda,” ungkap Labahawa, Sabtu (31/5/2025).
Awalnya Komisi IV melihat meubelair dari triplek di sekolah yang terletak di Tanah Rata dan dianggap sebagai kasus khusus saja di sekolah tersebut. ”Nyatanya dalam kunjungan pengawasan di Kecamatan Banda dan Kecamatan Kepulauan Banda, kami menemukan meja belajar terbuat dari triplek di beberapa sekolah,” kata politisi PKS ini.
Dia mempertanyakan kebijakan pengadaan meubelair yang menggunakan triplek. ”Pertanyaannya juknisnya seperti apa, apakah dibolehkan meubelairnya itu menggunakan triplek,” katanya.
Pasca pengawasan, Komisi IV akan memanggil pihak terkait untuk konfirmasi masalah yang ditemukan. Selain masalah meubelair, Komisi IV juga menemukan masalah lain di sektor pendidikan, seperti kurangnya infrastruktur pendidikan dan masalah rumah guru yang menjadi kendala bagi guru dari luar. ”Kami juga menemukan beberapa masalah di sektor pendidikan, termasuk pengadaan meja kursi yang tidak memadai,” ujar Labahawa. (RED)




