banner 728x250

Dua Hari Kunjungan Kerja di Kepulauan Gorom, Wabup SBT Temukan Sejumlah Masalah

KUNJUNGAN KERJA
Dua hari kunjungan kerja, Wakil Bupati Seram Bagian Timur M. Miftah Thoha Rumarey Wattimena menyambangi kepulauan Gorom pada Minggu dan Senin (11/8/2025). (SENTRALTIMUR.COM/AINI SANAKY)
banner 468x60

GOROM, SENTRALTIMUR.COM – Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), M. Miftah Thoha Rumarey Wattimena melanjutkan kunjungan kerjanya ke sejumlah desa di Kecamatan Gorom Timur, Senin (11/8/2025).

Sehari sebelumnya Vitho, sapaan wakil bupati SBT mengunjungi Kecamatan Pulau Gorom. Kunjungan kerja ini untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus membawa misi penting dalam penyampaian informasi, penyerapan aspirasi dan evaluasi terhadap berbagai persoalan birokrasi serta sosial kemasyarakatan.

Dalam kunjungan kerja, Vitho didampingi Plt Sekda Ahmad Amahoru, Wakapolres Kompol Ricky, Kepala Kemenag SBT Muh. Abduh Ernas, Danki senapan A Yonif 731 Kabaresi Lettu Moses Sembiring, Danposal Bula Kapten Laut T. Yuli Prabowo, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemkab SBT.

Hadir pula Camat Pulau Gorom Abdul Muis Kililauw, Camat Gorom Timur Ahmad Rumasilan dan Camat Pulau Panjang Faisal Sehwaky.

Masyarakat menyambut meriah kedatangan Vitho dan rombongan saat tiba di desa Ondor dan berjalan menuju desa Kataloka. Sepanjang perjalanan masyarakat begitu antusias menyambut kunjungan Vitho. Tarian dan nyanyian selamat datang ditampilkan oleh masyarakat Kataloka.

KUNJUNGAN KERJA
Wakil Bupati Seram Bagian Timur M. Miftah Thoha Rumarey Wattimena dan rombongan pose bersama perangkat desa, kepala sekolah dan guru saat kunjungan kerja di kepulauan Gorom. (SENTRALTIMUR.COM/AINI SANAKY)

Di desa Kataloka, Vitho bertatap muka, menyapa dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat kepulauan Gorom.

Rangkaian kunjungan kerja, Vitho menemukan beberapa masalah, antara lain minimnya kesejahteraan guru, empat ruang kelas yang rusak total, aset pemda yang terbengkalai yakni pelabuhan Kataloka dan pelabuhan feri di negeri administratif Kota Sirih.

Berikut, dampak air pasang di negeri administratif Rumanama Kotawow dan jalan lingkar pulau Gorom yang belum terselesaikan.

“Ini menjadi perhatian serius Pemda, apalagi hal yang bersifat urgen tentu menjadi atensi khusus. Kami akan terus bangun komunikasi menindaklanjuti permasalahan yang kami temui di lapangan,” kata Vitho kepada sentraltimur.com usai agenda kunjungan kerja di kepulauan Gorom, Senin (11/8/2025).

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram