Sementara Raja Negeri Hitu Mesing Ali Slamet menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi dan menegaskan bahwa pihaknya juga siap membantu warga Hunuth dengan semangat persaudaraan pela gandong.
Kepala Desa Hunuth Yondri Kappuw menyambut baik upaya perdamaian tersebut dan mengapresiasi niat baik dari warga Negeri Hitu untuk membantu warga Hunuth yang menjadi korban.

Meski begitu Yondri menegaskan bahwa proses hukum terhadap para pelaku perusakan dan kekerasan harus tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku. “Kami mendukung rekonsiliasi, tetapi kami juga menuntut agar hukum tetap ditegakkan untuk memberikan rasa keadilan bagi korban,” tegasnya.
Kepala Desa Waiheru Usman Ely menyampaikan kekhawatirannya atas dampak konflik terhadap aktivitas sekolah di SMK Negeri 3 Ambon yang berada di Desa Waiheru.
Dia berharap bentrokan yang terjadi bisa menjadi pembelajaran dan ke depan tidak ada lagi tawuran antar pelajar di kawasan itu. (MAN)




