AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto mengatakan mendukung penuh pelaksanaan proyek strategis nasional di wilayah Maluku, termasuk proyek pengembangan Blok Migas Masela.
Dadang menyampaikan itu saat menerima kunjungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta PT. Pertamina EP Cepu Region IV di Markas Polda Maluku, Selasa (11/11/2025).
“Banyak proyek strategis di Maluku, khususnya Blok Masela yang memerlukan dukungan lintas sektor. Polda Maluku pada prinsipnya siap mendukung sepenuhnya pelaksanaan proyek-proyek pemerintah demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Dadang.
Selain Blok Masela, Polda Maluku dan jajaran juga mendukung eksplorasi di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Dalam pertemuan itu Dadang menyoroti berbagai tantangan di lapangan, khususnya permasalahan sosial dan sengketa lahan yang kerap menjadi kendala dalam pelaksanaan proyek nasional.
Menurutnya untuk menyelesaikan persoalan itu dibutuhkan komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat agar setiap masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik.
“Kunci keberhasilan proyek nasional adalah komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik antarinstansi. Dengan sinergi, kita dapat memitigasi potensi permasalahan di lapangan dan memastikan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara merata,” jelasnya.
Penasehat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Maritim, Laksda TNI Julius Widjojono mengatakan kunjungan ke Polda Maluku bertujuan untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dengan pelaku usaha.
“Kami datang untuk membangun kemitraan dengan aparat penegak hukum, khususnya Polri. Dukungan dari Polda Maluku sangat penting dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional agar berjalan lancar dan sesuai ketentuan,” ujar Julius.
Sedangkan Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu Region IV Muhamad Arifin menyampaikan kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan audiensi untuk memperkenalkan proyek baru yang akan dijalankan di wilayah Maluku.




