Basarnas Ambon bersama unsur SAR lainnya telah melakukan pencarian. “Kami terima info tadi (Senin) sekitar pukul 11.50 WIT. Waktu kecelakaan laut tadi malam (Minggu) sekitar pukul 21.00 WIT,” kata Kepala Basarnas Ambon, Mustari, Senin (21/2/2022).
Setelah menerima laporan dari warga bernama Laila, Tim SAR gabungan mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pencarian korban pukul 12.10 WIT. “Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban,” katanya.
Pencarian lakukan dengan kondisi cuaca hujan sedang, kecepatan angin 8– 30 knots serta tinggi gelombang 1.25 – 2.50 meter.
Unsur SAR yang terlibat melakukan pencarian adalah Kansar, dan Polairud. Armada yang kerahkan berupa 1 unit rubber boat, kapal Polairud dan 4 unit longboat milik warga. (ADI)




