AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Puluhan personel Brimob dikerahkan ke Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, Sabtu malam (5/2/2022).
Pengerahan pasukan Brimob mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah itu menyusul adanya ketegangan akibat saling klaim kepemilikan lahan antara sejumlah dusun dan Desa Loki.
BACA JUGA:
Ketua Umum BPP HIPMI Puji Keuletan Gubernur Maluku – sentraltimur.com
Ini Inovasi WhatsApp untuk Voice Note – kliktimes.com
Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan pengerahan pasukan ke desa tersebut lakukan untuk mencegah sedini mungkin potensi bentrok terbuka di wilayah itu.
Puluhan pasukan elite Polri itu terdiri dari satu peleton pasukan dari Kompi 2 dan dua peleton personel Sabhara.
“Saya minta kepada personel untuk secara tegas mencegah adanya bentrok fisik,” kata Latif.
Latif juga meminta personel yang kerahkan untuk mencegah bentrok terjadi menangkap provokator yang mencoba membuat kondusifitas di daerah tersebut menjadi terganggu.
“Saya minta dengam tegas untuk menangkap siapa saja yang provokatif. Dan coba membuat situasi Kamtibmas terganggu di desa Loki,” tegas Latif.




