banner 728x250

Gempa Susulan Terus Terjadi, 1.000 Warga MBD Mengungsi

Warga mengungsi
Warga Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya pilih tidur di luar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan pascagempa pada Kamis (16/12/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Lebih dari 1.000 warga di tujuh desa di Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya mengungsi ke sejumlah titik  pascagempa 5,6 magnitudo mengguncang wilayah tersebut, Kamis (16/12/2021).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Barat Daya (MBD) Josua Philipus mengatakan ribuan warga memilih mengungsi karena masih terus merasakan gempa susulan. Banyak warga tidur beralaskan tikar di depan rumah-rumah mereka.

Selain gempa susulan warga juga terpaksa mengungsi ke tempat aman. Karena permintaan dari petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). PVMBG meminta warga untuk menjauh dari gunung api Wurlali yang berada di Pulau Damer.

“Ada lebih dari 1.000 warga dari tujuh desa yang tinggal di lereng gunung itu semuanya saat ini mengungsi. Selain karena mereka masih merasakan gempa susulan juga karena ada peringatan dari PVMBG untuk menjauh dari area gunung api,” kata Josua kepada sentraltimur.com via telepon seluler, Jumat (17/12/2021).

Gunung Wurlali di Pulau Damer merupakan salah satu gunung api aktif di Maluku yang masuk dalam pemantauan PVMBG. Saat gempa magnitudo 5,6 mengguncang wilayah itu pada Kamis kemarin,  gunung tersebut sempat mengeluarkan abu vulkanik.

Warga Waspadai Aktivitas Gunung Api

Menurut Josua aktivitas gunung api terus aktif. Meski begitu status gunung api tersebut masih normal dan belum ada peningkatan status.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram