banner 728x250

Gubernur: Generasi Muda Maluku Harus Saling Melengkapi

GENERASI MUDA
Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Samuel Huwae membuka acara syukur perayaan Paskah DPD GAMKI Maluku di desa Murnaten, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (26/4/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Gubernur Hendrik Lewerissa berharap kepada jajaran dan keluarga besar DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku untuk saling melengkapi, menghormati dan menghargai dalam semangat orang basudara untuk menyukseskan Sapta Cipta Lawamena dan mendukung pembangunan Maluku yang berkualitas.

“Saatnya kita harus saling baku keku dan bukan baku kuku, saling baku hala dan bukan baku hela,” kata Hendrik dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Samuel E. Huwae pada syukur perayaan Paskah DPD GAMKI di desa Murnaten, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (26/4/2025).

Perayaan Paskah DPD GAMKI Maluku diikuti aksi pencanangan gerakan 1 kader 50 tanaman produktif.

Hendrik mengingatkan tugas bersama generasi muda adalah menjaga dan merawat kebersamaan, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini. “Jangan mudah terpancing dengan isu-isu hoaks yang menyesatkan. Tingkatkan kewaspadaan dan bangun terus komunikasi serta koordinasi yang efektif dengan semua pihak berwenang. Jika merasa ada hal hal yang berpotensi merusakan persaudaraaan diantara kita, jangan segan-segan melaporkan kepada aparat keamanan,” tegasnya.

Baca juga :  Tolak Tangani Pasien BPJS, Korban Pulang dengan Infus di Tangan Berujung Kematian Pasutri, Gubernur Kecam RSUP Leimena

Menurut Hendrik, tidak mudah menghadapi kemajuan teknologi dan situasi dunia yang sulit seperti ini, namun jika semua tetap bersatu dalam prinsip kemanusiaan Maluku yang toleran, semua hal akan terlewati dalam panorama waktu yang sedang berjalan. “Saya yakini itu,” ujarnya.

Dia mengutip pameo bijak yang mengatakan bahwa memang tiada harga atas waktu, tetapi waktu itu sangat berharga, memiliki waktu tidaklah membuat kita kaya, akan tetapi jika menggunakannya dengan baik maka itu adalah sumber kekayaan, keberhasilan dan kehebatan.

Orang nomor satu di Maluku itu mengingatkan bahwa produktivitas generasi muda adalah hal yang didambakan. Sebab itu akan berbanding lurus dengan inovasi, daya saing dan kualitas berpikir.

Baca juga :  Tolak Tangani Pasien BPJS, Korban Pulang dengan Infus di Tangan Berujung Kematian Pasutri, Gubernur Kecam RSUP Leimena

Aksi pencanangan gerakan 1 kader 50 tanaman produktif ujar Hendrik, hanya akan bisa terjadi kalau ada sense of responsibility atau rasa tanggung jawab dalam tata kelola lingkungan yang berbasis pada kearifan lokal. “Saya pikir 50 tanaman produktif ini hanya akan berhasil di tangan generasi muda yang memiliki cara berpikir produktif,” katanya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram