banner 728x250
Ragam  

Hadiri Panas Pela & Peresmian Baileo Hative Kecil, Ini Kata Penjabat Wali Kota Ambon

PANAS PELA
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menghadiri Panas Pela dan peresmian Baileo Hative Kecil.

Ritual adat itu berlangsung di Negeri Hative kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (27/07/2023). “Ini adalah makanan adat istiadat budaya. Kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga tatanan budaya adat istiadat yang telah diwariskan kepada kita untuk dijaga,” kata Bodewin.

Untuk itu, ingat dia, jika negeri ini ingin maju dan mau terus eksis dalam segala bidang, mesti mengerti adat. “Kita mesti menghargai adat. Itu tidak ada yang merasa lebih satu dengan yang lain. Negeri ini dibangun atas kesepakatan bersama dalam membangun atas saling pengertian di antara satu dengan yang lain. Karena itu, kita diwariskan budaya-budaya yang kita kenal dengan pela dan gandong. Pela gandong itulah pelekat kuat di negeri raja-raja di Ambon, di Maluku,” ujar Bodewin.

“Hari ini, kita saksikan bahwa apa yang diwariskan itu masih terus dijaga oleh lima negeri (Hative Kecil, Hitumesing, Hative Besar, Haria, dan Galala). Ini cara kita untuk menghargai apa yang sudah dilakukan oleh leluhur kita bukan hal biasa. Tapi inilah cara kita untuk tetap menjaga melestarikan adat istiadat budaya sudah dirancang susah oleh pendahulu kita,” lanjutnya.

Panas pela ini memperingati pertumpahan darah, memperingati perjuangan negeri yang satu membantu negeri yang lain ketika negeri terlibat peperangan. “Ada juga pela darah terjadi pertumpahan darah. Untuk mendamaikan maka dipersatukan lagi dua negeri,” jelas Bodewin.

Lestarikan Adat Istiadat

Dia berharap, dari proses-proses adat istiadat terus dilestarikan. “Minimal kita termotivasi untuk tetap memiliki rasa yang sama untuk menjaga kota. Karena kota ini dibangun dengan catatan para leluhur tidak ada satupun dari kita yang berhak merusaknya. Tidak ada satupun dari kita yang bisa mengacaukan hubungan persaudaraan yang sudah terbangun di negeri raja-raja di kota Ambon ini. Buktinya yang dilakukan oleh pihak manapun istiadat budaya yang kita miliki kita semua baik,” tegasnya.

Bodewin meresmikan Baileo Hative Kecil. Baileo kata dia tempat untuk orang bermufakat, tempat pemangku-pemangku kepentingan berbicara baik. “Ini lambang-lambang ada kalau sebenarnya kita pahami dengan baik terus menjaga hidup antar orang Basudara mau salam mau sarani kita semua bersaudara itu yang memperkuat,” jelasnya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram