banner 728x250

Harga Kelapa Melonjak, Kabar Baik Bagi Petani MBD

HARGA KELAPA
banner 468x60

TIAKUR, SENTRALTIMUR.COM – Kabar menggembirakan datang bagi petani di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) seiring melonjaknya harga komoditas kelapa di pasar nasional.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan MBD, Rosdianawati Woriwun meminta para petani untuk aktif memantau perkembangan harga sebagai dasar negosiasi yang lebih baik dengan pengusaha lokal.

“Harga kelapa bulat di tingkat konsumen nasional saat ini mencapai Rp8.000 per butir, sementara di tingkat produsen berkisar Rp5.000. Khusus untuk kopra, harganya di MBD antara Rp13.000 hingga Rp15.000 per kilogram,” kata Woriwun di ruang kerjanya, Jumat (25/4/2025).

Harga kelapa per butir di MBD masih berada di kisaran Rp3.000, namun diperkirakan akan terus meningkat seiring tingginya permintaan ekspor, terutama dari Tiongkok.

Woriwun menekankan pentingnya kesadaran petani akan harga pasar. “Dengan mengetahui tren nasional, petani bisa lebih percaya diri dalam menawarkan harga yang adil kepada pengusaha lokal. Ini momentum untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

MBD memiliki potensi kelapa tersebar di seluruh kecamatan dengan total luas lahan mencapai 6.504,2 hektar dan produksi 6.992 ton. Pulau-pulau seperti Babar, Wetar, Damer, dan Roma menjadi penyumbang produksi terbesar.

Pemerintah daerah melakukan pendampingan, termasuk program optimalisasi lahan melalui Kementerian Pertanian pada 2020-2021. “Kami berharap petani mendapatkan ruang yang lebih luas untuk sejahtera. Kenaikan harga ini bukan sekadar angka, tetapi peluang untuk memperbaiki kehidupan,” ujar Woriwun.

Dia berharap petani kelapa di MBD meraih manfaat maksimal menyusul kenaikan harga kelapa di pasaran. (MBD)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram