banner 728x250

Jabatan Kepala Bapenda Djalaludin Mendadak Dicopot, Dilantik Jadi Asisten 1, Bukti Amarah Gubernur

KEPALA BAPENDA
Gubernur Maluku Murad Ismail mencopot Djalaludin Salampessy dari jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah Maluku. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

Bisa dibilang pencopotan Jaldu penuh intrik dan konspirasi. Berawal ketika gubernur menerima pesan WA dari seorang calon anggota DPRD Maluku yang diusung PAN Dapil kabupaten Buru dan Buru Selatan.

Pesan WA pada awal Oktober 2023 itu menuduh Jaldu tidak loyal kepada gubernur yang menginstruksikan Jaldu all out untuk kemenangan suara Widya di kabupaten Buru.

Tuduhan yang masuk ke telepon seluler gubernur mengejutkan dan membuat marah orang nomor satu di Maluku itu.

Jaldu membela diri menangkis tudingan itu tapi sia-sia. Amarah gubernur tidak terbendung. Bisikan dari “ring 1” atau orang dekat semakin meyakinkan gubernur memutuskan melengserkan Jaldu dari kepala Bapenda Maluku.  

Beberapa hari sebelum resmi dicopot, sentraltimur.com menghubungi Jaldu. Namun dia enggan berkomentar banyak.

“(Soal mutasi) mungkin koordinasi dengan Sekda Maluku karena beta belum dapat info. Kecuali dipanggil mau dilantik, sudah pegang SK di tangan,” kata Jaldu melalui sambungan telepon pada Jumat (13/10/2023) lalu.

Jaldu menolak namanya disebut-sebut perihal mutasi. “Beta belum terima SK (mutasi), beta mau kasi penjelasan bagaimana. Jadi jangan sebut-sebut beta nama karena SK belum di tangan,” sergahnya. (ANO)

Ikuti berita sentraltimur.com di Google News

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram