banner 728x250

Jelang Lengser dari Pj Bupati Malra, Jasmono Didemo Mahasiswa

BUPATI MALRA
Mahasiswa membakar ban bekas saat aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Maluku Tenggara, Jumat (18/10/2024). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Jelang lengser dari kursi Penjabat Bupati Maluku Tenggara (Malra), Jasmono didemo mahasiswa.

Aksi demo berlangsung di kantor bupati danDPRD Malra di kota Langgur, Jumat (18/10/2024). Demo di depan kantor bupati Malra, mahasiswa membakar ban bekas. Saat demo berlangsung Jasmono masih berada di Jakarta.

Pendemo mengusung sejumlah pamflet, salah satunya bertuliskan evaluasi Pj Bupati Malra. Demo dilakukan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Pergerakan Mahasiswa Islam Idonesia (PMII), dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Dalam orasinya, mahasiswa yang tergabung dalam OKP Cipayung ini mendesak DPRD Malra memanggil Plt Kepala BKPSDM Malra Muhsin Rahayaan untuk menjelaskan kesiapan Pemkab Malra dalam seleksi CPNS.

Mendesak DPRD Malra memanggil Pj Bupati Malra untuk mempertanggungjawabkan netralitas ASN yang telah terbukti memberikan dukungan politik kepada pasangan calon tertentu di Pilkada serentak 2024.

Berikut, wakil rakyat diminta meminta pertanggungjawabkan 7 program prioritas Jasmono sebagai Pj Bupati Malra. “Mendesak DPRD Malra segera mengevaluasi kinerja Pj. Bupati Malra yang gagal dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya,” kata demonstran dalam tuntutannya.

Penjabat Bupati Maluku Tenggara Jasmono. (ISTIMEWA)

Pendemo juga meminta perhatian DPRD perihal biaya sewa gedung untuk tes SKD CPNS. Ketua DPRD Malra Minduchri Kudubun menegaskan seleksi CPNS tidak dipungut biaya dari peserta.

“Mereka semua (Pj bupati dan pimpinan OPD terkait) berada di luar daerah. Namun melalui telepon, penjelasan dari pemerintah daerah menggratiskan. Jadi tidak ada lagi biaya dipungut dari para peserta,” tegas Minduchri.

Dia berjanji akan menindaklanjuti tuntutan yang disuarakan mahasiswa dalam aksi demo. DPRD akan mengundang Jasmono untuk menjawab aspirasi pendemo. “Kami akan mengundang untuk duduk bersama, sehingga kita bisa bersama-sama menjawab apa yang menjadi harapan mahasiswa,” katanya.

Jasmono Diberhentikan

Sebelumnya diberitakan, Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian memberhentikan Jasmono dari Penjabat Bupati Malra.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram