“Sama halnya dengan Karantina Pertanian, Bea Cukai pun melakukan pengawasan sejak Damar tersebut dimuat di Ambon sampai akan diberangkatkan ke India dan Bangladesh lewat Surabaya”, ujar Kepala Seksi Kepatuhan dan Penyuluhan KPPBC TMP C Ambon, Budi.
Damar sangat banyak manfaatnya di dunia industri dan tidak dipungkiri ke depan permintaannya akan terus berkembang.
“Untuk itu Karantina Pertanian Ambon bersama tim percepatan ekspor Maluku akan terus membina dan mendampingi petani dan pelaku usaha dalam meningkatkan produksi serta pemasarannya di pasar ekspor,” imbuh Kostan. (ADI)




